"El Nino adalah suatu kondisi penyimpangan suhu permukaan laut di kawasan ekuator Samudra Pasifik bagian tengah dan timur dengan kenaikan suhu di atas 1 derajat Celcius dari rata-rata kurun waktu tertentu. El Nino menjadi semakin tidak teratur diakibatkan perubahan cuaca dan iklim global dalam jangka panjang".



Pemanasan Global

Pemanasan global masih menjadi isu utama dunia hingga saat ini. Meski efek rumah kaca semakin berkurang dan lapisan ozon sudah mengecil tetapi masalah-masalah lain terus muncul. Misalnya penemuan sumber panas misterius di lapisan bawah es kutub selatan yang jika semakin memburuk maka daratan akan semakin mengecil terutama wilayah kepulauan.

Dampak lain juga siklus El Nino dan La Nina yang tidak menentu. El Nino merupakan fase hangat dari ENSO sedangkan La Nina adalah fase kebalikannya. El Nino terjadi karena adanya tekanan udara yang tinggi di Pasifik Barat serta tekanan udara yang rendah di Pasifik Timur.

Dalam kondisi normal, angin pasat bertiup ke arah barat melewati Samudra Pasifik. Ini mendorong bergeraknya air ke permukaan yang panas di Samudra Pasifik bagian barat. Suhu yang tinggi ini dibandingkan bagian timur menyebabkan terjadinya gerakan ke atas atau sirkulasi vertikal air yang dingin dari bagian yang lebih dalam. Selama El Nino, angin pasat Samudra Pasifik bagian tengah dan barat berkurang sehingga menyebabkan turunnya suhu di Samudra Pasifik sebelah timur. Terjadinya El Nino ini berhubungan dengan kegagalan angin pasat di daerah ekuator mendorong air yang panas dari garis pantai Amerika Selatan ke Samudra Pasifik. Baik El Nino maupun La Nina mengubah sistem peredaran udara global terutama sepanjang wilayah yang dialami.

Dampak El Nino diantaranya adalah perubahan iklim global seperti siklon tropis yang terjadi di wilayah seperti Jepang, Korea, serta negara-negara Polinesia. Siklon tropis adalah siklon yang sumbernya berada di daerah tropis dengan tekanan udara yang sangat rendah disertai angin kencang dan hujan, serta badai guntur. Dampak siklon tropis bervariasi, durasi, dan frekuensinya juga dipengaruhi oleh El Nino.

Dampak lain adalah di Antartika. El Nino menyebabkan terjadinya anomali-anomali tekanan tinggi laut-laut di sana serta penambahan suhu permukaan es serta dampak secara regional seperti wilayah-wilayah di Australia, Afrika, Asia, hingga Eropa.

Sedangkan dampak bagi kemanusiaan, El Nino bukan hanya menyebabkan bencana tetapi juga berdampak pada ekonomi, kesehatan, serta sosial. Misalnya perubahan harga komoditas yang terdampak El Nino serta berbagai penyakit yang dihubungkan dengan El Nino seperti penyakit Kawasaki di Jepang dsb.

Ada beberapa perbedaan tipe peristiwa El Nino. Di antaranya yang disertai dengan kanonik Pasifik Timur serta tipe Modoki Pasifik Tengah. Dampak keduanya juga berbeda.